CIBINONG, 24 Februari 2026 — Bupati Bogor Rudy Susmanto memilih datang saat sebagian warga terlelap untuk meninjau perbaikan Jalan Parung-Kemang. Ia tiba sekitar pukul 03.00 WIB, menyapa para pekerja, lalu duduk bersila sahur bersama mereka demi memastikan keselamatan masyarakat jelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
BERITA TERKINI NEWS
Datang Saat Kota Masih Sunyi
Udara dini hari di Parung dan Kemang masih terasa sejuk ketika rombongan kecil Pemerintah Kabupaten Bogor tiba di lokasi perbaikan. Lampu penerangan jalan dan sorot kendaraan proyek menjadi satu-satunya cahaya yang memecah gelap.
Alih-alih sekadar menerima laporan, Bupati Bogor turun langsung memeriksa titik-titik jalan berlubang yang selama ini dikeluhkan warga. Ia berdialog dengan petugas lapangan, menanyakan progres pengerjaan, hingga memastikan material tambal sulam tersedia cukup.
Kehadiran kepala daerah di tengah suasana sunyi tersebut memberi suntikan semangat tersendiri bagi para pekerja yang telah berjibaku sejak malam.
Sahur Sederhana, Pesan Penuh Makna
Usai meninjau ruas Jalan Parung-Kemang, Rudy tidak langsung kembali. Ia memilih bergabung dengan para pekerja, pemuda, dan unsur Forkopimcam untuk sahur bersama di lokasi.
Menyatu Tanpa Sekat Jabatan
Tanpa protokoler berlebihan, ia duduk bersama para pekerja proyek, aparat TNI-Polri, hingga masyarakat setempat. Menu sahur sederhana tersaji, namun suasana kebersamaan terasa hangat.
“Kami ingin masyarakat dapat melintas dengan tenang, merasa aman, dan nyaman saat bersilaturahmi menyambut Idul Fitri,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, melainkan bentuk tanggung jawab moral terhadap keselamatan warga. Karena itu, ia ingin memastikan langsung bahwa pekerjaan berjalan maksimal.
Apresiasi untuk Kerja Tanpa Lelah
Rudy menyampaikan apresiasi kepada para pekerja yang rela bekerja hingga dini hari demi mempercepat perbaikan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada warga, KNPI, Karang Taruna, serta unsur Forkopimcam Parung dan Kemang yang ikut membantu penambalan sementara.
Baginya, kolaborasi menjadi kunci. Perbaikan jalan ini melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum bersama Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bogor, mengingat sebagian ruas merupakan jalan nasional.
Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Bupati Bogor menegaskan, meski sebagian ruas berstatus jalan nasional, mayoritas pengguna adalah masyarakat Kabupaten Bogor sendiri. Karena itu, ia menilai tanggung jawab menjaga keselamatan harus dilakukan bersama.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan akibat kondisi jalan rusak sebelumnya. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen menuntaskan titik-titik kritis sebelum puncak arus mudik.
Selain perbaikan badan jalan, Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor turut memperbaiki penerangan jalan umum yang rusak. Langkah ini diambil agar masyarakat merasa lebih aman saat melintas pada malam hari.
Silaturahmi dan Semangat Kebersamaan
Momentum sahur bersama tersebut menjadi simbol kepemimpinan yang hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya memastikan proyek berjalan, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan warga dan pekerja lapangan.
“Kebersamaan ini menjadi penguat semangat, persatuan, dan kepedulian. Semoga ikhtiar yang kita lakukan menjadi amal kebaikan serta membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.
Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Bogor, para kepala desa, serta unsur TNI-Polri. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi lintas sektor demi percepatan perbaikan infrastruktur.
Dengan turun langsung di waktu sunyi dan berbagi sahur sederhana, Bupati Bogor ingin memastikan bahwa pelayanan publik tidak mengenal jam kerja. Bagi warga yang akan mudik dan bersilaturahmi pada Idul Fitri 1447 H, jalan yang aman dan nyaman menjadi hadiah nyata dari kerja bersama pemerintah dan masyarakat.












