JABARKAN NEWS | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya
JABARKAN.ID – JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib memperhatikan keamanan dan kualitas makanan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sudaryono menginstruksikan agar setiap satu ompreng makanan wajib dilengkapi satu label sebagai bagian dari pengawasan dan keterlacakan makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat.
Baca juga: Kontradiksi WTP BPK dan Aksi “Bersih-Bersih” KPK
Selain itu, Sudaryono menegaskan batas waktu konsumsi makanan. Makanan yang telah matang harus sudah dikonsumsi maksimal empat jam setelah makanan tersebut matang.
Berita terkait: Desy Ariatie Diperiksa sebagai Terlapor, Penyidik Tunggu Hasil Puslabfor
Artinya, batas waktu empat jam tersebut bukan dihitung sejak proses pemorsian selesai, melainkan sejak makanan selesai dimasak atau matang.
“Setiap satu ompreng satu label. Kemudian makanan yang sudah matang, empat jam setelah matang harus sudah dikonsumsi. Jadi bukan setelah selesai pemorsian baru dihitung empat jam,” tegas Sudaryono.
Ketentuan tersebut menjadi perhatian penting bagi seluruh SPPG agar proses pengolahan, pemorsian, pengemasan hingga pendistribusian dapat dilakukan dengan memperhitungkan waktu sejak makanan matang.
Dengan pengaturan tersebut, SPPG diharapkan tidak menunda proses distribusi maupun konsumsi makanan. Pengelola juga harus memastikan makanan sampai kepada penerima manfaat dalam kondisi yang aman dan layak dikonsumsi.
BGN menekankan bahwa penerapan standar waktu tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan pangan sekaligus memastikan Program MBG berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Seluruh SPPG diminta menjalankan instruksi tersebut secara konsisten dan bertanggung jawab, sehingga kualitas serta keamanan makanan bagi penerima manfaat tetap menjadi prioritas utama.
( Red )
Baca Juga Artikel Terkait :
Simak juga: Aksi Kamisan Solidaritas Petani Sukajaya, Mahasiswa Desak Pemkab Bogor Turun Tangan
- Safari Dakwah Maulid Nabi 1448 H, Polres Garut Ajak Personel Teladani Akhlak Rasulullah
- Yudha Puja Turnawan Desak Bupati Garut Buka Suara! Misteri Penundaan SPT 42 Calon Korwil Pendidikan Dinilai Semakin Janggal
- PKB Garut Tebar Keberkahan Iduladha 1447 H, Sembelih 2 Sapi dan 3 Domba untuk Masyarakat
- Warga RW 04 Sukaratu Gotong Royong Perbaiki Rumah Ajengan, Wujud Kepedulian dan Pelestarian Budaya
- Hutan Kota Bogor Dipercepat, 45 Ribu Pohon Tertanam







