JABARKAN NEWS | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya
JABARKAN.ID.GARUT.(22 juni 2026),Ribuan warga yang mengaku merasakan langsung manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar aksi damai di depan Gedung Bupati Garut, Senin (22/6/2026). Aksi yang diawali dari titik kumpul di Simpang Lima Garut sejak pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung tertib dan kondusif dengan membawa berbagai aspirasi terkait keberlangsungan program yang dinilai sangat membantu masyarakat kecil.
Massa aksi yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat menyatakan dukungan penuh agar Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan dan terus ditingkatkan kualitas pelaksanaannya. Mereka menilai program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu yang sangat membutuhkan bantuan pemenuhan gizi bagi anak-anak mereka.
Dalam aksi tersebut, para peserta menyampaikan tujuh tuntutan utama kepada pemerintah. Tuntutan tersebut meliputi mempertahankan Program MBG, mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi dalam pelaksanaannya, memperbaiki sistem pelaksanaan program, meningkatkan kualitas menu makanan, memberikan hukuman tegas kepada pelaku korupsi, memastikan program tetap berpihak kepada masyarakat kecil, serta memperkuat pengawasan terhadap dapur-dapur penyedia layanan MBG.
Baca juga: Argentina Bangkit, Taklukkan Inggris 2-1 dan Melaju ke Final Piala Dunia 2026
Koordinator aksi, Restik, dalam orasinya menegaskan bahwa kehadiran masyarakat bukan untuk menolak program pemerintah. Sebaliknya, mereka hadir untuk mengawal agar Program MBG berjalan sesuai tujuan awal dan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi rakyat.
Menurutnya, pemerintah harus lebih serius dalam menjalankan dan mengawasi program tersebut agar tidak terjadi penyimpangan yang berpotensi merugikan masyarakat sebagai penerima manfaat.
Berita terkait: Gerakan Pengendalian Hama Tikus di Desa Bunisari, Petani dan Instansi Bersinergi Lindungi Lahan Pertanian
“Kami mendukung Program MBG karena manfaatnya nyata dirasakan oleh masyarakat. Namun kami meminta pemerintah lebih serius dalam menjalankannya. Jangan sampai rakyat yang seharusnya menerima manfaat justru menjadi korban akibat lemahnya pengawasan atau ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegas Restik di hadapan peserta aksi.
Aksi damai ini juga menjadi bukti tingginya kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis. Bahkan, sejumlah warga secara sukarela melakukan patungan untuk membantu membiayai kebutuhan kegiatan aksi sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan mengawal program tersebut agar tetap berjalan dengan baik, transparan, dan tepat sasaran.
Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana tetap aman dan tertib dengan pengawalan dari aparat keamanan. Berbagai spanduk, poster, dan baliho berisi tuntutan serta harapan masyarakat dibentangkan sebagai simbol aspirasi agar pemerintah terus melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap pelaksanaan Program MBG.
Para peserta berharap seluruh aspirasi yang mereka sampaikan dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Mereka menginginkan Program Makan Bergizi Gratis terus berjalan secara transparan, tepat sasaran, berkualitas, dan bebas dari praktik korupsi yang dapat merugikan masyarakat.
Aksi damai tersebut menjadi pesan kuat bahwa masyarakat tidak hanya ingin Program MBG dipertahankan, tetapi juga menuntut adanya perbaikan menyeluruh, pengawasan yang lebih ketat, serta penindakan tegas terhadap siapa pun yang mencoba merusak program yang menyangkut kepentingan rakyat kecil.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa, ratusan warga Garut menyerukan satu suara:
“Selamatkan Program Makan Bergizi Gratis, Berantas Korupsi.
Pewarta : opx
Baca Juga Artikel Terkait :
Simak juga: Polsek Malangbong Bekali Siswa Baru dengan Edukasi Bahaya NAPZA dan Anti-Bullying
- Di Balik Dominasi Persib, Miro Petric Resmi Tinggalkan Maung Bandung
- Manajemen klub jadikan momentum HUT Persipura kembalikan kejayaan
- Pajak Daerah Harus Tepat Sasaran Harus Dikembalikan Lagi Untuk Rakyat
- Arus Balik H+3 Lebaran, Jalur Selatan Bandung–Tasik Terpantau Lancar
- Di Duga Bupati Bogor abai Kesehatan masyarakat dan lebih fokus jadi pembantu Presiden






