JABARKAN.ID | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya

GARUT – Tradisi ngabuburit menjadi salah satu kebiasaan masyarakat Sunda yang selalu hadir setiap bulan suci Ramadan. Kegiatan ini dilakukan masyarakat untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan berbagai aktivitas yang bermanfaat dan penuh kebersamaan.
Di berbagai wilayah di Jawa Barat, termasuk di Kabupaten Garut, suasana ngabuburit selalu terlihat ramai menjelang sore hari. Masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua, memanfaatkan waktu tersebut dengan berjalan santai, berkumpul bersama keluarga maupun teman, hingga berkunjung ke pusat jajanan takjil.
Selain sekadar berjalan-jalan, banyak juga masyarakat yang mengisi waktu ngabuburit dengan kegiatan positif seperti mengikuti pengajian di masjid, membaca Al-Qur’an, hingga kegiatan sosial lainnya. Hal ini menjadi bagian dari nilai-nilai kebersamaan dan religius yang sudah lama melekat dalam kehidupan masyarakat Sunda.
Di sisi lain, momentum ngabuburit juga membawa berkah bagi para pedagang musiman. Berbagai makanan dan minuman khas untuk berbuka puasa dijajakan di pinggir jalan, seperti kolak, gorengan, es buah, dan aneka takjil yang banyak diminati warga.
Tradisi ngabuburit bukan sekadar menunggu waktu berbuka puasa, tetapi juga menjadi bagian dari kearifan lokal yang mempererat silaturahmi di tengah masyarakat. Hingga kini, budaya Sunda tersebut tetap terjaga dan menjadi warna tersendiri dalam suasana Ramadan di berbagai daerah.

( Syam )

Baca Juga  Akhir Pengabdian Yang Membanggakan, BIRO Garut Jabarkan Beri Penghormatan Untuk Camat Malangbong