JABARKAN NEWS | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya

JABARKA.ID.GARUT .(03 juli 2026),– Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Garut mencatat sebanyak 265 kejadian kebakaran selama periode Januari hingga Minggu, 2 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB. Dari jumlah tersebut, 248 kejadian atau 94 persen berhasil ditangani, sementara 17 kejadian atau 6 persen belum dapat ditangani karena berbagai kendala di lapangan, salah satunya akses menuju lokasi yang tidak dapat dilalui kendaraan pemadam kebakaran.

 

Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Garut, H. Basuki Eko, SH., MH., menyampaikan bahwa dari total kejadian tersebut, 95 kejadian (38,31 persen) merupakan kebakaran lahan dan 153 kejadian (61,69 persen) merupakan kebakaran non-lahan.

Baca juga: Pendekatan Humanis, Polsek Cilawu Fasilitasi Penyelesaian Kasus Pencurian

 

Sementara itu, dari 17 kejadian yang belum tertangani, terdiri atas 5 kebakaran lahan dan 12 kebakaran non-lahan. Menurut H. Basuki Eko, kondisi medan yang sulit dijangkau menjadi salah satu penyebab utama petugas tidak dapat mengerahkan unit pemadam ke lokasi kejadian.

Berita terkait: Api Lahap Rumah Warga di Cilawu, Polisi Bersama Damkar dan Warga Berjibaku

 

Berdasarkan data Damkarmat, bulan Juli 2026 menjadi periode dengan angka kejadian kebakaran tertinggi, yaitu mencapai 116 kejadian, terdiri atas 81 kebakaran lahan dan 35 kebakaran non-lahan. Kondisi cuaca yang kering serta meningkatnya aktivitas masyarakat menjadi faktor yang turut memengaruhi tingginya angka kebakaran pada bulan tersebut.

 

Adapun wilayah dengan jumlah kejadian kebakaran tertinggi adalah:

1. Kecamatan Malangbong: 17 kejadian.

2. Garut Kota dan Pameungpeuk: masing-masing 16 kejadian.

3. Tarogong Kidul: 15 kejadian.

4. Tarogong Kaler: 14 kejadian.

5. Karangpawitan: 12 kejadian.

6. Bungbulang, Cisurupan, Leles, dan Pasirwangi: masing-masing 10 kejadian.

Khusus untuk kebakaran lahan, Kecamatan Pameungpeuk mencatat angka tertinggi dengan 11 kejadian, disusul Tarogong Kaler sebanyak 9 kejadian.

 

Dalam mendukung operasional penanggulangan kebakaran, Dinas Damkarmat Kabupaten Garut saat ini memiliki 12 unit mobil pemadam (pancar) dan 2 unit mobil water supply. Selain itu, dukungan dari TNI Angkatan Darat turut memperkuat kesiapsiagaan penanganan kebakaran melalui 9 unit kendaraan, yang terdiri atas:

 

Korem: 1 unit.

Kodim 0611 Garut: 1 unit.

Denbekang III/44-02 Garut: 1 unit.

Yonif Raider 303/Setia Sampai Mati: 3 unit.

Yonif TP 890/Gardha Sakti: 3 unit.

H. Basuki Eko, SH., MH. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI Angkatan Darat, khususnya Denbekang III/44-02 Garut, atas dukungan berupa pinjam pakai 1 unit mobil tangki air berkapasitas 8.000 liter kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Garut.

 

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan wujud nyata semangat pengabdian, kepedulian, dan sinergi TNI dalam mendukung tugas Pemerintah Kabupaten Garut, khususnya dalam upaya penanggulangan kebakaran dan pelayanan penyelamatan kepada masyarakat.

 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Garut dan seluruh masyarakat Kabupaten Garut, kami mengucapkan terima kasih kepada TNI Angkatan Darat, khususnya Denbekang III/44-02 Garut. Bantuan mobil tangki air ini sangat berarti dalam memperkuat kapasitas penanggulangan kebakaran sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan lebih cepat, lebih optimal, dan lebih baik,” ujar H. Basuki Eko.

Baca Juga  Tingkatkan Profesionalisme Anggota, GBNN Gelar Rapat Koordinasi di Bayongbong

 

Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin antara Damkarmat dan TNI terus dipertahankan serta semakin diperkuat sebagai contoh sinergi antarlembaga dalam memberikan perlindungan, rasa aman, dan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Garut.( RED )

Fingerprint: JABARKAN NEWS-3270