BANDUNG, 10 APRIL 2026 — Asuransi Bangun Askrida kembali menunjukkan komitmennya terhadap upaya pemberantasan korupsi melalui kehadiran dalam seminar antikorupsi di Jawa Barat yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemuda, pemerintah, hingga sektor swasta guna memperkuat integritas dan transparansi. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat (10/4/2026).
JABARKAN.ID | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya
Asuransi Bangun Askrida Dukung Gerakan Antikorupsi di Jawa Barat
Kehadiran Asuransi Bangun Askrida dalam seminar yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Korps Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Jawa Barat menjadi bagian dari dukungan nyata sektor usaha terhadap gerakan pemberantasan korupsi.
Seminar bertema “Membangun Spirit Masyarakat dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Jawa Barat” ini menjadi wadah diskusi strategis yang menghadirkan berbagai kalangan, mulai dari organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, hingga pemangku kepentingan di sektor pemerintahan dan swasta.
Baca juga: Asuransi Properti SPPG, Mitra MBG Wajib Lindungi Aset
Dari pihak Askrida, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Cabang Askrida Bandung, Yopi Rahadian, bersama Baskara dari tim pemasaran cabang Bandung. Sementara itu, PT Bank BJB turut berpartisipasi melalui Herfinia sebagai Pemimpin Divisi Corporate Secretary (Corsec) beserta jajaran.
Komitmen BUMD dalam Menjaga Integritas
Askrida Tegaskan Dukungan Pemberantasan Korupsi
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Asuransi Bangun Askrida memiliki peran penting dalam menjaga tata kelola perusahaan yang bersih dan akuntabel.
Berita terkait: Prioritas Bahan Lokal Jadi Kunci Tata Kelola MBG
Kepala Cabang Askrida Bandung, Yopi Rahadian, menyampaikan bahwa kehadiran Askrida dalam kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung upaya pencegahan korupsi di Jawa Barat.
“Dalam hal ini, PT Askrida sebagai bagian dari BUMD di Jawa Barat diminta untuk mendukung dan diundang dalam kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi dalam menyukseskan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Jawa Barat,” ujarnya.
Apresiasi terhadap Penyelenggara
Pihak Askrida juga memberikan apresiasi terhadap DPD Korps Alumni KNPI Jawa Barat atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Askrida mengapresiasi inisiatif DPD Korps Alumni KNPI Jawa Barat yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya integritas dan transparansi,” tambahnya.
KNPI Tekankan Peran Pengawasan dan Kolaborasi
Pemuda Jadi Garda Terdepan
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD Korps Alumni KNPI Provinsi Jawa Barat, H. Dian Rahadian, menegaskan bahwa pemberantasan korupsi membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda.
“Korupsi bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan moral dan budaya. Oleh karena itu, pemuda harus menjadi garda terdepan dalam membangun integritas dan menanamkan nilai-nilai kejujuran di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pengawasan Masyarakat Perlu Ditingkatkan
Mantan Ketua DPD KNPI Jawa Barat (2007–2010) tersebut juga menekankan pentingnya pengawasan publik sebagai langkah preventif.
“Pengawasan dari masyarakat dan pemuda sangat penting untuk meminimalisir tingkat korupsi, khususnya di Jawa Barat. Diperlukan sinergi dan kerja sama agar upaya pencegahan bisa berjalan efektif,” ujarnya.
Sinergi Lintas Sektor
Ia juga menambahkan bahwa upaya pemberantasan korupsi harus dilakukan secara bersama dan berkelanjutan.
“Seminar ini menjadi momentum untuk menyatukan langkah. Upaya pemberantasan korupsi harus dilakukan secara bersama, tidak parsial, agar berdampak nyata,” lanjutnya.
Keterlibatan Asuransi Bangun Askrida dan Bank BJB dalam kegiatan ini menjadi bukti dukungan sektor swasta dalam membangun ekosistem yang bersih dari praktik korupsi.
Komitmen Bersama dan Langkah Ke Depan
Melalui kegiatan ini, Korps Alumni KNPI Jawa Barat berharap tercipta komitmen bersama dalam memperkuat gerakan antikorupsi di berbagai lini.
Selain itu, direncanakan pembentukan wadah pelaporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi yang akan diteruskan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi publik serta memperkuat sistem pengawasan terhadap berbagai potensi penyimpangan.
Semangat Sejarah Bandung Jadi Inspirasi
Pelaksanaan kegiatan di kawasan Jalan Asia Afrika Bandung juga mengangkat nilai historis Konferensi Asia Afrika tahun 1955 sebagai simbol solidaritas dan kolaborasi.
Semangat tersebut dinilai relevan dalam mendorong kerja sama lintas sektor untuk menghadapi tantangan korupsi di masa kini.
Perkuat Kepercayaan Publik terhadap Askrida
Partisipasi Asuransi Bangun Askrida dalam kegiatan ini mempertegas komitmen perusahaan dalam mendukung praktik bisnis yang bersih, transparan, dan profesional.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga kepercayaan publik serta memperkuat reputasi perusahaan di tengah masyarakat.
Dengan keterlibatan aktif dalam gerakan antikorupsi, Askrida menunjukkan bahwa sektor usaha memiliki kontribusi penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari praktik korupsi, khususnya di Jawa Barat.
Simak juga: Aturan BGN Tegas, Larangan Monopoli SPPG dan Transparansi








