Garut, 11 April 2026 — Tradisi gotong royong masih terus terjaga di tengah masyarakat Kampung Baru, Desa Neglasari, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut. Hal ini terlihat dari kegiatan warga yang bersama-sama memperbaiki Masjid Al-Muhajirin.
JABARKAN.ID | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya
Sejak pagi hari, puluhan warga tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka bahu-membahu memperbaiki sejumlah bagian masjid yang mengalami kerusakan, mulai dari perbaikan atap hingga pembersihan area sekitar. Tidak hanya kaum pria, para ibu juga turut berpartisipasi dengan menyiapkan makanan dan minuman bagi warga yang bekerja.
Salah satu penggerak kegiatan, Ajat Sudrajat, yang juga dikenal sebagai pengusaha ayam potong di wilayah tersebut, menyampaikan bahwa gotong royong menjadi kekuatan utama dalam membangun kebersamaan di lingkungan masyarakat.
Baca juga: Respon Cepat Laporan Warga, Polsek Wanaraja Amankan Pria Mabuk yang Resahkan Lingkungan
“Melalui gotong royong ini, kami ingin terus menjaga kekompakan warga. Selain memperbaiki masjid, ini juga menjadi ajang untuk saling membantu dan mempererat silaturahmi antarwarga,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa partisipasi warga yang tinggi menunjukkan masih kuatnya nilai kebersamaan di tengah masyarakat, meskipun di era modern saat ini.
Berita terkait: Polsek Pasirwangi Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Kebun Cabai, 10 Ribu Bibit Ditanam Dukung Ketahanan Pangan
Masjid Al-Muhajirin merupakan pusat kegiatan ibadah sekaligus aktivitas sosial warga Kampung Baru. Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman dan aman.
Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan, kepedulian, dan saling membantu masih kuat di tengah masyarakat Desa Neglasari. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi generasi muda agar terus menjaga dan melestarikan budaya gotong royong di kehidupan sehari-hari. ( Syam )
Simak juga: Polsek Garut Kota Gerak Cepat Tindak Laporan Warga, 17 Botol Alkohol 70 Persen Diamankan





