JABARKAN.ID | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya
Garut – 21 Marw 2016 Momentum Hari Raya Idul Fitri tidak hanya diisi dengan silaturahmi antar keluarga, tetapi juga dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan ziarah ke makam para leluhur. Tradisi ini terlihat di berbagai tempat pemakaman umum, termasuk di wilayah Malangbong, Kabupaten Garut.
Sejak pagi hari usai pelaksanaan Salat Id, warga berbondong-bondong mendatangi makam keluarga. Mereka membawa bunga, air, serta perlengkapan doa untuk mendoakan orang tua dan sanak saudara yang telah meninggal dunia.
Ziarah kubur ini menjadi bagian dari tradisi yang terus dilestarikan setiap perayaan Idul Fitri. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, kegiatan ini juga menjadi pengingat akan kehidupan dan kematian, serta mempererat ikatan batin keluarga.
Salah seorang warga, H Oon Ghozal (68), mengatakan bahwa ziarah kubur sudah menjadi kebiasaan turun-temurun. “Setiap lebaran, kami selalu menyempatkan diri ke makam orang tua. Ini bentuk doa dan rasa rindu kami,” ujarnya.
Suasana di area pemakaman tampak ramai namun tetap khidmat. Warga terlihat membersihkan makam, menaburkan bunga, dan memanjatkan doa bersama keluarga.
Tokoh masyarakat setempat juga menyampaikan bahwa tradisi ziarah ini memiliki nilai positif, selama dilakukan dengan niat berdoa dan tidak berlebihan. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dan ketertiban di area pemakaman.
Dengan semangat kebersamaan dan religius, tradisi ziarah kubur di Hari Raya Idul Fitri diharapkan terus menjadi bagian dari budaya masyarakat yang sarat makna dan nilai spiritual.
( Syam )





