JABARKAN, GARUT – Acara pelepasan SMAS PGRI Kurnia Kelas XII sebanyak 132 orang siswa-siswi ditambah dengan SMA terbuka sebanyak 108 orang siswa -siswi yang berlangsung sangat apik, pasalnya berbagai pertunjukan yang di bawakan oleh para siswa siswi SMAS PGRI Kurnia mampu memukau dan menghanyutkan penonton sehingga terbawa suasana didalamnya, tentunya ini tak lepas dari peran serta dari para guru pembimbingnya, begini tanggapan dari perwakilan KCD Wilayah XI yang saat itu turut menyaksikan, Kamis 30/04/2026.

JABARKAN.ID | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya

 

Dr. Sandra Yusepana Selaku Pengawas dan Pembina SMAS PGRI Kurnia Kersamanah dalam tanggapannya terkait acara pelepasan Siswa siswi Kelas XII SMAS PGRI Kurnia mengatakan, saya sangat mengapresiasi setinggi tingginya kepada para orang tua siswa, kan ini yang punya hajat orang tua siswa bukan Ibu Kepala, juga saya mengapresiasi tinggi tinggi kepada Bapak Komite yang alhamdulillah ternyata di dukung oleh seluruh orang tua siswa dan nantinya sebagai bukti bahwa orang tua siswa dengan sekolah itu memperlihatkan ada sinergitas.

Baca juga: Anggota DPRD Garut Asep Rahmat Tinjau Longsor di Kampung Bebedahan, Siap Perjuangkan Perbaikan Jalan ke Pemakaman

 

Keterhubungan antara sekolah dan orang tua dan di akhir tahun pelajaran ini semua anak anak ekspresikan kegembiraannya dalam suasana yang bagus teratur dan rapih dan semua mendapatkan dukungan dari orang tua, dan sekolah juga ikut mendukung terhadap inisiatif komite sebagai leadernya dan juga di dukung oleh orang tua siswa saya ucapkan terimakasih dan mengapresiasi setinggi tingginya inisiatip ini yang pada prinsipnya untuk kebahagiaan anak anak dalam rangka mereka mengakhiri tahun pelajaran dengan cara yang baik

Baca Juga  Kolaborasi Polres Garut dan Petani, Bulog Serap 15,25 Ton Jagung

Berita terkait: Aksi Curat Berakhir! Tim Sancang Polres Garut Tangkap Pelaku Gondol Gas Melon dan Mobil

 

Sandra berharap, mudah mudahan anak kita menjadi anak anak yang sukses dan bisa menorehkan prestasi lagi nanti ke tingkat perguruan tinggi yang akan datang, yang bisa membawa nama harum SMAS PGRI Kurnia ini.

 

juga ta lupa apresiasi setinggi tingginya kepada kinerja temen temen guru di sini di bawah Pimpinan Ibu Kepala Lina Lusiana bahwa mereka totalitas mendidik anak anak kita dengan berbagai macam kegiatannya, seperti Kegiatan kegiatan akademik dan juga kegiatan ekstrakulikulernya yang begitu banyak sehingga saya juga bingung harus menyebutkannya satu persatu. SMA PGRI Kurnia ini punya citarasa seperti sekolah yang berafeliasi dengan pesantren padahal kan tidak, tapi kegiatan anak anaknya mereka juga fokus dengan menghapal ayat ayat Al qur’an, kaitan dengan anak yang lulus tadi ini mencerikan bahwa temen temen guru di sini memang totalisa dalam mengajar kepada anak anak ini, sehingga terbukti bahwa lulusannya bisa berkiprah di dunia internasional kan sampe ada yang meneruskan S2 nya ke Jerman. Mudah mudahan temen temen guru disini tidak berkecil hati walaupun hari ini tidak masuk P3K tapi mudah mudahan nanti ada regulasi baru.

 

Lanjut Sandra dalam membicarakan pengangkatan guru honorer ke P3K, yang namanya regulasikan tidak statis dan dinamis mudah mudahan di waktu yang akan datang ada regulasi baru yang mengkondisikan dan bisa menciptakan suasana bahwa nanti guru guru kita ini minimal menjadi P3K, maksimalnya semoga menjadi ASN jangan berkecil hati dan tetap semangat didik anak anak kita dengan niat yang ikhlas.

Baca Juga  Seleksi Perangkat Desa Wanakerta Berjalan Ketat dan Terbuka, Tiga Kandidat Muncul

 

Semoga ada regulasi baru bisa menciptakan yang di angkat P3K di tempatkan di tempat asal imbuh Sandra.

 

Pewarta : Syam

Simak juga: Resmi di Mulai Cecep Hidayat Serahkan Berkas,Pilkades PAW Sukamulya Masuk Babak Penentuan.

Fingerprint: JABARKAN.ID-2032