GARUT, 14 MARET 2026 – Deru hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Garut tak sedikit pun menyurutkan langkah kemanusiaan. Meski harus menghadapi akses jalan yang sempit, menanjak tajam, hingga medan curam yang sulit dilalui kendaraan, perwakilan Alumni SMAN 1 Budi Utomo Jakarta Angkatan 1988 tetap teguh pada tujuan: mengantar amanah kebaikan hingga ke titik terjauh.

JABARKAN.ID | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya

Perjalanan yang menguras fisik tersebut berlanjut dengan menyusuri gang-gang sempit demi mencapai lokasi Masjid Riyhadusakinah, RT 03 RW 05, Kampung Cigadog Babakan, Desa Cigadog, Kecamatan Sucinaraja, Sabtu (14/03/2026). Kehadiran rombongan yang didampingi oleh pengacara ternama asal Garut, Budi Rahadian, S.H., menjadi oase di tengah dinginnya cuaca pegunungan.

Di masjid yang tengah dalam proses pemugaran tersebut, rombongan disambut hangat oleh Ketua MUI Desa Cigadog, Nandang Kowim. Suasana haru menyeruak di tengah kesahajaan malam yang diyakini sebagai malam Lailatul Qadar.

Dr. Nadiya Fachruddin, didampingi suami tercinta, Rully Herlianto, hadir mewakili ikatan Alumni. Dengan nada bicara yang tenang namun tegas, ia menyampaikan bahwa aksi sosial ini telah menjadi napas bagi angkatan ’88. “Setiap tahun, kami menghimpun dana dari rekan-rekan satu angkatan. Fokus kami adalah masjid-masjid di pelosok daerah yang memang sangat membutuhkan uluran tangan. Tahun ini, bantuan senilai Rp20.000.000 kami salurkan untuk masjid ini dan satu lagi di Cikajang,” ujar Dr. Nadiya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di wilayah Cikajang. Selain bantuan dana tunai, para alumni yang berkarier di Pemerintahan dan perusahaan multinasional seperti Unilever dan produsen Sasa turut memberikan bingkisan paket produk bagi warga sekitar.

Baca Juga  Forum Wartawan Malangbong Sampaikan Ucapan Idulfitri

Ketua MUI Desa Cigadog, Nandang Kowim, tak kuasa menyembunyikan rasa syukur. Beliau berharap bantuan ini menjadi percepatan bagi rampungnya rumah ibadah yang sangat dinantikan warga tersebut.

Senada dengan itu, tokoh pemuda setempat, Anto Aryanto, memberikan apresiasi setinggi-tingginya. “Ini adalah bukti nyata kepedulian yang melampaui batas geografis. Perhatian alumni SMAN 1 Budi Utomo terhadap sarana ibadah di pelosok Garut sangat luar biasa. Semoga menjadi berkah bagi seluruh donatur,” tutur Anto.

Langkah nyata Alumni SMAN 1 Budi Utomo Jakarta Angkatan 1988 ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan sebuah pesan tentang elegansi berbagi: bahwa niat baik tidak akan pernah terhenti oleh rintangan medan ataupun hujan badai.