Garut –29 April 2026 Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Posyandu Nasional, kegiatan Posyandu terintegrasi digelar serentak di berbagai desa sebagai bagian dari program Kementerian Dalam Negeri. Di Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, kegiatan ini dilaksanakan di 24 desa, dengan dua desa dijadikan sebagai barometer pelaksanaan, yakni Desa Sekarwangi dan Desa Sanding.
JABARKAN.ID | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya
Pelaksanaan di Desa Sekarwangi melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Malangbong bersama Puskesmas Malangbong, sementara di Desa Sanding kegiatan didukung oleh Puskesmas Citeras. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat (Plt) Malangbong Deden Munawar, Kapolsek Malangbong AKP Suarna, Bhabinkamtibmas Aipda Danang, para kader PKK, serta Ketua TKSK Muchlis
Dalam sambutannya, Deden Munawar menyampaikan bahwa program Posyandu terintegrasi merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan generasi sehat dan kuat.
“Program ini bertujuan untuk menciptakan balita yang sehat dan anak-anak yang kuat, sebagai langkah awal menyongsong Indonesia Emas di masa depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, integrasi pelayanan yang dilakukan tidak hanya mencakup sektor kesehatan, tetapi juga melibatkan berbagai unsur lainnya seperti pendidikan, infrastruktur, perumahan, serta sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, Kapolsek Malangbong AKP Suarna menekankan pentingnya pengawalan dari pihak kepolisian dalam setiap kegiatan Posyandu di desa. Menurutnya, kehadiran aparat keamanan sangat diperlukan untuk menjaga ketertiban dan kelancaran kegiatan.
“Kegiatan seperti ini perlu dikawal agar berjalan aman dan tertib. Kami tegaskan kepada seluruh Bhabinkamtibmas untuk wajib hadir dalam setiap kegiatan Posyandu di desa-desa,” tegasnya.
Di sisi lain, Kepala Puskesmas Citeras, H. Solihin, mengapresiasi sinergi antara Forkopimcam, tenaga kesehatan, dan instansi lainnya dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program pelayanan terpadu.
Dukungan juga datang dari sektor pertanian. Kepala UPK Pertanian, Hj. Heni, turut memberikan kontribusi dengan membagikan bibit tanaman palawija kepada masyarakat yang hadir, termasuk kepada siswa sekolah dasar.
“Kami berharap anak-anak sejak dini dapat belajar mencintai dunia pertanian dan memahami pentingnya ketahanan pangan,” ungkapnya.
Kegiatan Posyandu terintegrasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, gizi, serta peran aktif dalam pembangunan berbasis desa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antar sektor demi kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.(Red)
Baca juga: Keributan Pecah di Jalan A. Yani Garut, Tiga Orang Diduga Mabuk Diamankan Polisi
Simak juga: Desak Percepatan Pemekaran, Forkoda PPDOB Jawa Barat Bawa Aspirasi ke DPD RI






