JABARKAN NEWS | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya
Garut – Warga Kampung Cisitu, Desa Cisitu, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di aliran Sungai Cikadawung pada Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Mayat tersebut diketahui bernama Supriatin (64), seorang ibu rumah tangga yang merupakan warga setempat. Korban pertama kali ditemukan oleh saksi Juhdi (60), perangkat desa asal Desa Sakawayana, yang saat itu hendak pulang dari sawah.
Menurut keterangan saksi, ia melihat tubuh korban tersangkut di batu di aliran sungai. Setelah memastikan bahwa yang dilihatnya adalah mayat, Juhdi kemudian memanggil saksi lainnya, Ade Muksin (55), yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.
Baca juga: SSB Putu Cakra Cimerak Intensifkan Latihan, Siapkan Bibit Pesepak Bola Masa Depan Pangandaran
“Setelah diperiksa, saksi Ade Muksin mengenali korban sebagai warga Kampung Cisitu, kemudian kejadian tersebut segera diberitahukan kepada masyarakat,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Warga bersama saksi kemudian mengevakuasi jasad korban dan membawanya ke rumah duka.
Berita terkait: Ketika Mitra dan Yayasan Menjadi Penguasa Tunggal, Semangat Perpres 115 Tahun 2025 Terancam Hilang
Pihak Kepolisian Sektor Malangbong yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP). Penanganan kasus ini dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Malangbong, Aipda Cucu Suhardimansah
Sejumlah langkah telah dilakukan oleh pihak kepolisian, di antaranya menerima laporan, melakukan olah TKP, serta meminta keterangan dari para saksi guna memastikan kronologi kejadian.
Sementara itu, pihak keluarga korban, termasuk suami dan anak korban, menyatakan menolak dilakukan autopsi. Mereka menerima peristiwa tersebut sebagai takdir dan menyatakan tidak menduga adanya unsur kekerasan dalam kematian korban.
Kepolisian pun telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi yang ditandatangani oleh pihak keluarga.
Hingga saat ini, peristiwa tersebut dinyatakan sebagai penemuan mayat tanpa indikasi awal adanya tindak kekerasan, namun pihak kepolisian tetap melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.(Red)






