CIREBON, 9 Maret 2026 – Komitmen meningkatkan pelayanan pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengantarkan RSU Universitas Muhammadiyah Cirebon (RSU UMC) meraih penghargaan bintang 3 dari BPJS Kesehatan Pusat. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara di Aula RSU UMC dan diterima langsung oleh Direktur Utama RSU UMC dr. M. Dipa Daulatala MH, CHRA, AIFO-K.
JABARKAN.ID | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi BPJS Kesehatan kepada rumah sakit yang dinilai berhasil mengintegrasikan berbagai sistem layanan digital dalam pelayanan kepada peserta JKN.
Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Komar yang mewakili BPJS Kesehatan Cabang Cirebon.
Integrasi Sistem Jadi Penilaian Utama
Penghargaan bintang 3 dari BPJS Kesehatan diberikan berdasarkan sejumlah indikator penilaian terkait integrasi sistem pelayanan rumah sakit dengan sistem BPJS.
Beberapa indikator tersebut di antaranya implementasi sistem antrean online bagi pasien, integrasi sistem klaim layanan kesehatan, penggunaan Electronic Surat Eligibilitas Peserta (E-SEP), penerapan verifikasi identitas melalui finger print, serta pemanfaatan aplikasi Frista dalam proses administrasi layanan JKN.
Integrasi sistem tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi pelayanan sekaligus mempermudah proses administrasi antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan.
Selain itu, digitalisasi layanan juga bertujuan meningkatkan transparansi serta mempercepat proses pelayanan kepada pasien peserta JKN.
Direktur RSU UMC: Hasil Kerja Bersama Civitas Hospitalia
Direktur Utama RSU UMC dr. M. Dipa Daulatala menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima rumah sakit yang dipimpinnya.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh civitas hospitalia RSU UMC dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pada hari ini saya mewakili RSU UMC untuk menerima penghargaan atas komitmen rumah sakit dalam implementasi integrasi sistem antrian online, integrasi sistem klaim, implementasi E-SEP, finger print dan frista,” ujar dr. Dipa Daulatala.
Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan dan staf rumah sakit untuk terus meningkatkan mutu pelayanan.
“Ini merupakan hasil kerja keras teman-teman civitas hospitalia RSU UMC, dan saya berharap capaian ini bisa terus ditingkatkan guna pelayanan pasien JKN yang lebih baik,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa RSU UMC akan terus menjaga komitmen pelayanan kesehatan yang profesional dan akuntabel.
“RSU UMC berkomitmen untuk memberikan layanan kepada pasien JKN dengan akuntabel dan profesional,” ujarnya.
Dorong Transformasi Digital Layanan Kesehatan
Program integrasi sistem pelayanan antara fasilitas kesehatan dan BPJS Kesehatan menjadi bagian dari transformasi digital sektor kesehatan di Indonesia.
Melalui sistem antrean online, pasien dapat mengatur jadwal kunjungan secara lebih terencana sehingga waktu tunggu pelayanan dapat ditekan.
Sementara itu, integrasi sistem klaim mempermudah proses administrasi antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan.
Penerapan E-SEP juga memungkinkan proses verifikasi kepesertaan JKN dilakukan secara elektronik, sehingga pelayanan kesehatan dapat diberikan secara lebih cepat dan efisien






