Garut – Kaulinan lolorian, salah satu permainan tradisional khas Sunda, hingga kini masih diminati berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua. Permainan ini dapat ditemukan di Kampung Ciherang, Desa Cihaurkuning, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut.
Keunikan kaulinan lolorian di lokasi ini bahkan telah menarik perhatian media nasional. Beberapa kali, stasiun televisi seperti Trans TV datang langsung untuk meliput aktivitas warga dan antusiasme pengunjung yang mencoba permainan tradisional tersebut.
Penggagas kaulinan lolorian, Gugun atau yang akrab disapa Ugun, menjelaskan bahwa permainan ini dibuat semata-mata untuk hiburan masyarakat. “Ini hanya untuk hiburan saja. Pengunjung cukup bayar tiket Rp5.000 dan bisa menikmati sepuasnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, biaya tiket tersebut digunakan untuk perawatan fasilitas, khususnya rel lolorian yang terbuat dari batang pohon aren. Karena berbahan alami, rel tersebut harus sering diganti agar tetap aman digunakan.
“Alhamdulillah, setiap hari selalu ada pengunjung. Apalagi saat hari libur, banyak yang datang sambil ‘bebekelan’, istilah orang Sunda untuk membawa bekal makanan dari rumah,” tambah Ugun.
Keberadaan kaulinan lolorian ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga berperan penting dalam melestarikan budaya kaulinan barudak Sunda agar tetap dikenal dan dinikmati oleh generasi masa kini. ( Syam )
JABARKAN.ID | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya





