Garut, 23 April 2026 – Upaya menekan angka perceraian terus dilakukan melalui pendekatan edukatif dan pembinaan langsung kepada masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan penyuluhan agama tentang perkawinan yang digelar di lingkungan KUA Wanaraja oleh penyuluh agama, Haji Aceng Mustafa, S.Pd.I.
JABARKAN.ID | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya
Dalam kegiatan tersebut, Haji Aceng Mustafa menekankan pentingnya pemahaman mendalam mengenai tujuan pernikahan dalam Islam, yakni membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Ia menyampaikan bahwa banyak kasus perceraian terjadi bukan semata karena faktor ekonomi, tetapi juga karena kurangnya kesiapan mental, komunikasi yang lemah, serta minimnya pemahaman tentang hak dan kewajiban suami istri.
Baca juga: IPAL MBG Jadi Kunci Penting Keberhasilan Dapur Program Makan Bergizi Gratis
Menurutnya, penyuluhan ini menjadi langkah preventif yang sangat penting, khususnya bagi calon pengantin. Melalui program bimbingan perkawinan (binwin), peserta dibekali berbagai materi, mulai dari manajemen konflik rumah tangga, komunikasi efektif, hingga pengelolaan ekonomi keluarga.
Berita terkait: Paket Sabu Siap Edar Berhasil Digagalkan Satresnarkoba Polres Garut
“Pernikahan bukan hanya soal cinta, tetapi juga komitmen, tanggung jawab, dan kesiapan menghadapi berbagai ujian dalam rumah tangga. Dengan pembekalan yang baik, diharapkan pasangan mampu menjaga keutuhan keluarga,” ujar Haji Aceng.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu berkonsultasi dengan penyuluh agama atau pihak KUA apabila menghadapi persoalan rumah tangga. Peran KUA, lanjutnya, bukan hanya sebagai lembaga pencatat pernikahan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan keluarga.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat, khususnya para calon pengantin yang merasa terbantu dalam mempersiapkan kehidupan berumah tangga. Upaya ini secara khusus ditujukan untuk menekan angka perceraian di wilayah Kecamatan Wanaraja, yang memerlukan perhatian serius melalui edukasi dan pendampingan berkelanjutan.
Diharapkan, melalui penyuluhan yang konsisten dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, angka perceraian di Kecamatan Wanaraja dapat ditekan secara signifikan.
Dengan sinergi antara penyuluh agama, pemerintah, dan masyarakat, pembinaan keluarga yang kuat dan harmonis menjadi fondasi penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang lebih baik. ( Yulianti )
Simak juga: Bandung Diprediksi Macet Parah Akhir Pekan Ini, Sejumlah Agenda Besar Digelar Bersamaan






