JABARKAN.ID | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya
Garut, 5 Mei 2026 – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Kabupaten Garut melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut pada Selasa (5/5/2026). Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Kepala DPMD Kabupaten Garut, Ahmad Ramdani.
Dalam sambutannya, Ahmad Ramdani menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran pengurus GBNN. Ia memaparkan sejumlah langkah strategis terkait kesiapan program lanjutan serta rencana program yang akan datang di lingkungan DPMD.
Menurutnya, saat ini pihaknya tengah melakukan penyesuaian internal guna memastikan seluruh program dapat berjalan sesuai harapan. Ia menekankan pentingnya membangun koordinasi dan komunikasi yang solid di internal lembaga.
“Koordinasi dan komunikasi yang kuat di lingkaran internal sangat penting agar tercipta sinergitas, sehingga program-program yang direncanakan dapat terlaksana secara optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC GBNN Kabupaten Garut, Bah Rohman, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang akan dilakukan oleh Kepala DPMD. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Asep Berlian, Obing, dan Kiwi sebagai jajaran pengurus.
Pihak GBNN juga menyampaikan harapan agar kepemimpinan Kepala DPMD dapat berjalan amanah dan membawa kemajuan bagi pembangunan desa di Kabupaten Garut.
“Kami berharap dapat menjalin kemitraan yang baik dengan DPMD demi terwujudnya program ‘Saba Desa Nata Kota’, yang berorientasi pada penguatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa,” ungkap Bah Rohman.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan di Kabupaten Garut.(Asber)
Simak juga: Truk Toronton Alami As Patah di Lebak Jero Kadungora, Polisi Berlakukan Sistem Buka Tutup Arus
Baca juga: Bupati Garut Lantik 5 Kades PAW, “titah amanah” beragama: transparansi keuangan jadi harga mati.





