JABARKAN.ID – GARUT Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini semakin diperketat dalam penerapan standar kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Badan Gizi Nasional (BGN) mewajibkan setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai standar agar limbah dapur tidak mencemari lingkungan sekitar.

JABARKAN.ID | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya

Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas sanitasi dapur MBG sekaligus mencegah pencemaran air akibat aktivitas produksi makanan dalam jumlah besar. Bahkan, sejumlah dapur MBG di beberapa daerah sempat dihentikan operasionalnya karena belum memenuhi standar IPAL dari BGN.

Selain pemasangan IPAL, BGN juga menetapkan sejumlah standar operasional dapur MBG, di antaranya seluruh peralatan memasak wajib berbahan stainless steel, pemisahan alat pengolahan bahan mentah dan sayuran, hingga pengaturan alur dapur berbasis food flow untuk mencegah kontaminasi silang.

Baca juga: Polres Garut Sulap Lahan Tidak Produktif Jadi Kebun Jagung 1 Hektare, Dukung Ketahanan Pangan

Menurut aturan terbaru, air limbah dari dapur MBG harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke saluran umum. Sistem IPAL diwajibkan mampu menghasilkan air buangan yang jernih, tidak berbau, dan aman bagi lingkungan. Beberapa dapur MBG bahkan telah menggunakan teknologi aerator dan sistem filtrasi khusus sesuai standar BGN.

BGN juga menegaskan penggunaan air bersih dan higienis menjadi syarat utama dalam operasional dapur MBG. Dalam petunjuk teknis terbaru, penggunaan air yang tidak higienis dilarang keras dan dapat dikenai sanksi administratif hingga penghentian operasional dapur.

Berita terkait: Polres Garut Tanamkan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini 

Dengan penerapan aturan tersebut, pemerintah berharap dapur MBG dapat berjalan lebih higienis, aman, dan ramah lingkungan demi mendukung keberhasilan program pemenuhan giziLingkungan.

Baca Juga  Patroli Presisi Sat Samapta Polres Garut Amankan Sekelompok Pemuda Pesta Miras, Wujudkan Kamtibmas Kondusif

( Syam )

Simak juga: Kunjungan Silaturahmi GBNN ke DPMD Garut, Dorong Program “Saba Desa Nata Kota”.

Fingerprint: JABARKAN.ID-2171