jawa Barat —25 April 2026 Kebudayaan Sunda merupakan salah satu kekayaan budaya Nusantara yang hingga kini tetap lestari dan hidup di tengah arus modernisasi. Masyarakat Sunda yang mayoritas mendiami wilayah Jawa Barat dikenal memiliki karakter ramah, santun, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

JABARKAN.ID | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya

Bahasa Sunda menjadi salah satu identitas utama yang melekat kuat dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya sebagai alat komunikasi, bahasa ini juga mencerminkan tata krama melalui tingkatan tutur kata seperti lemes, loma, hingga kasar yang digunakan sesuai situasi dan lawan bicara. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya nilai sopan santun dalam budaya Sunda.
Di bidang seni, Sunda memiliki ragam kesenian tradisional yang hingga kini masih dipertahankan. Mulai dari musik angklung yang telah mendunia, degung, hingga seni pertunjukan seperti wayang golek dan jaipongan. Kesenian ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi dan penyampaian pesan moral kepada masyarakat.
Selain itu, budaya Sunda juga tercermin dalam adat istiadat dan filosofi hidupnya. Prinsip “silih asah, silih asih, silih asuh” menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat yang menekankan pentingnya saling mengasihi, mendidik, dan menjaga satu sama lain. Nilai ini masih relevan dan diterapkan dalam kehidupan sosial hingga saat ini.
Namun, di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi, tantangan dalam melestarikan budaya Sunda semakin besar. Generasi muda dinilai mulai kurang mengenal budaya daerahnya sendiri akibat pengaruh budaya luar yang semakin masif. Oleh karena itu, berbagai upaya pelestarian terus dilakukan, baik melalui pendidikan formal, kegiatan budaya, maupun dukungan pemerintah daerah.
Sejumlah komunitas budaya di berbagai daerah di Jawa Barat aktif menggelar kegiatan seperti festival seni, pelatihan bahasa, hingga pertunjukan tradisional sebagai bentuk pelestarian. Sekolah-sekolah pun mulai mengintegrasikan muatan lokal budaya Sunda dalam kurikulum untuk mengenalkan nilai-nilai budaya sejak dini.
Budaya Sunda bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan identitas yang harus dijaga dan dikembangkan. Dengan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan generasi muda, diharapkan kebudayaan Sunda dapat terus bertahan dan menjadi kebanggaan di tengah perubahan zaman. ( Red )

Simak juga: Gelar Patroli, Polisi Temukan Miras di Kerkof dan Musnahkan di Lokasi

Baca juga: Sering meresahkan, Polisi tertibkan Knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi di Samarang Garut. 

Fingerprint: JABARKAN-1894
Baca Juga  ORI Campak Digelar di Desa Buni Sari, Kolaborasi Lintas Sektor Dapat Apresiasi Kepala Desa