Garut – Bencana tanah longsor terjadi di Jalan Raya Provinsi Bungbulang–Caringin, tepatnya di Desa Wangunjaya, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 00.00 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan akses utama penghubung Kecamatan Bungbulang menuju Caringin dan Cisewu terputus total.

JABARKAN.ID | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya

 

Longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 20.00 hingga 23.00 WIB. Material tanah yang menutup badan jalan memiliki panjang sekitar 5 meter dengan ketinggian mencapai 1 hingga 2 meter, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dari kedua arah.

Baca juga: Persib Harus Tetap Waspada, Jangan Anggap Enteng Persijap di Laga Penentuan

 

Kapolsek Bungbulang, AKP Priyo Sumbodo, S.E., bersama anggota Polsek, Forkopimcam, Dinas PUPR Kabupaten Garut, perangkat desa, dan warga setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

Berita terkait: Calm, Lugas, dan Disiplin! Federico Barba Masuk Nominasi Best Player Super League 2025/2026

 

“Upaya pembersihan material longsor dilakukan secara manual melalui gotong royong, saat ini kami masih menunggu bantuan alat berat untuk evakuasi longsor, hingga kini jalan masih belum dapat difungsikan secara normal.” Kata Kapolsek.

 

Selain itu, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna percepatan penanganan. Rencananya, proses pembersihan lanjutan akan dilakukan dengan menggunakan alat berat dari Dinas PUPR pada hari berikutnya.

Baca Juga  UMKM Hasil Bumi Soroti Program MBG, 26 Dapur Dinilai Belum Serap Produk Petani Lokal

 

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini berdampak besar terhadap mobilitas warga dan distribusi barang di wilayah selatan Garut. Hingga saat ini, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif, sementara petugas terus bersiaga untuk memastikan proses penanganan berjalan lancar. Masyarakat diimbau untuk sementara waktu mencari jalur alternatif serta tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan tinggi.( Yatni )

Simak juga: Best Coach, Bobotoh : Persib Memang Pantas Juara

Fingerprint: JABARKAN NEWS-1852