CIAMIS, 17 April 2026 — Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memimpin deklarasi ODF dalam kegiatan Halal Bihalal Dinas Kesehatan. Momentum ini menegaskan komitmen daerah menuju perilaku hidup bersih dan sehat serta penguatan pelayanan publik berbasis gotong royong.
JABARKAN.ID | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya
Deklarasi ODF Ciamis Jadi Komitmen Hidup Bersih
Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya menghadiri kegiatan Halal Bihalal sekaligus Deklarasi Open Defecation Free (ODF) tingkat Kabupaten Ciamis yang digelar Dinas Kesehatan, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula 1 Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis tersebut dihadiri sekitar 200 peserta, terdiri dari kepala OPD, direktur RSUD, camat, kepala puskesmas, tenaga kesehatan, organisasi profesi, hingga para purnabakti.
Baca juga: Ajang Silaturahmi Terbesar, Ratusan Komunitas Meriahkan Halal Bihalal Sagara
Deklarasi ODF menjadi simbol komitmen bersama seluruh elemen daerah dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan bebas dari praktik buang air besar sembarangan.
Halal Bihalal Perkuat Sinergi Pelayanan
Ajang Silaturahmi dan Kebersamaan
Kegiatan Halal Bihalal diselenggarakan sebagai ajang silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Momentum ini dimanfaatkan untuk saling memaafkan sekaligus mempererat kebersamaan antarpegawai dan pemangku kepentingan di sektor kesehatan.
Berita terkait: Tradisi Mitemeyan, Wujud Syukur Petani Sunda Menjelang Panen
Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh peserta.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.
Siraman Rohani Perkuat Nilai Pengabdian
Kegiatan juga diisi dengan siraman rohani oleh KH. Asep Muhsin Madani, pimpinan Pondok Pesantren Al-Madani Cijeungjing. Tausiyah yang disampaikan menekankan pentingnya keikhlasan dan nilai pengabdian dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Tekankan Orientasi Pelayanan Publik
Dalam arahannya, Bupati Herdiat menegaskan bahwa seluruh aparatur pemerintah harus memiliki orientasi pelayanan kepada masyarakat.
“Kita ini adalah pelayan masyarakat. Jangan sekali-kali kita minta dilayani, tetapi kita harus fokus melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar dalam bekerja tidak semata-mata mengejar penghargaan.
“Penghargaan itu hanyalah bonus. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Gotong Royong Jadi Kekuatan Utama Ciamis
Tetap Semangat di Tengah Keterbatasan Anggaran
Bupati mengakui bahwa Kabupaten Ciamis menghadapi keterbatasan anggaran. Bahkan, dari sisi fiskal, daerah ini berada di posisi bawah di Jawa Barat.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa kekuatan utama Ciamis terletak pada semangat gotong royong masyarakat.
“Walaupun dari segi anggaran kita terbatas, tetapi kita memiliki kekuatan besar yang tidak terukur, yaitu gotong royong masyarakat,” ungkapnya.
Belanja Pegawai Dipengaruhi Penurunan APBD
Bupati juga menjelaskan bahwa tingginya belanja pegawai bukan disebabkan oleh penambahan pegawai, melainkan karena penurunan APBD akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat dan provinsi.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen memperjuangkan keberlangsungan tenaga PPPK, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.
“Tenaga guru dan tenaga kesehatan sangat dibutuhkan. Tidak perlu khawatir, akan terus kita perjuangkan,” ujarnya.
Komitmen Jaga Status ODF
Edukasi Masyarakat Harus Berkelanjutan
Terkait deklarasi ODF, Bupati Herdiat mengapresiasi capaian tersebut. Namun, ia mengingatkan agar komitmen tersebut tidak berhenti hanya pada deklarasi.
“Jangan sampai masyarakat kembali ke kebiasaan lama,” tegasnya.
Ia meminta seluruh kepala puskesmas, rumah sakit, dan tenaga kesehatan untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat.
Peran Tenaga Kesehatan Sangat Vital
Tenaga kesehatan dinilai memiliki peran strategis dalam memastikan keberlanjutan program ODF. Edukasi yang konsisten diharapkan mampu membentuk kebiasaan hidup sehat di tengah masyarakat.
Dinkes Ciamis Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis Rizali Sofiyan menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan sinergi antarinstansi.
Ia menyebutkan, kegiatan dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari direktur RSUD, rumah sakit swasta, camat, kepala puskesmas, hingga organisasi profesi dan purnabakti.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Menuju Ciamis Sehat dan Berkelanjutan
Deklarasi ODF yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen Kabupaten Ciamis menuju lingkungan yang sehat.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah, Ciamis diharapkan mampu mempertahankan status ODF serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Simak juga: DPRD Garut Angkat Bicara Soal Keresahan Guru PPPK Terkait Anggaran
Sumber Berita
- Pemerintah Kabupaten Ciamis
- Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis
- Keterangan resmi kegiatan Halal Bihalal dan Deklarasi ODF 2026





