JABARKAN.ID | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya

Garut, 22 April 2026
Ancaman erosi dan longsor di bantaran sungai bukan lagi sekadar potensi—ini nyata di depan mata. Menyikapi kondisi tersebut, DPC RENTAN Garut bergerak cepat.

Dipimpin langsung oleh Agung Cahyana, puluhan relawan turun ke bantaran Sungai Cipandai, menanam pohon demi satu tujuan: menyelamatkan tanah, menjaga air, dan melindungi warga.

Baca juga: ucapan selamat atas pelantikan Ahmad Ramdhani sebagai Kepala Dinas DPMD Terus Mengalir Kali Ini Ucapan Datang Dari Dewan Pimpinan GBNN Garut

Bukan seremoni. Bukan pencitraan.
Ini adalah langkah nyata melawan kerusakan lingkungan.

Derasnya arus sungai saat musim hujan kerap menggerus tebing, mengancam permukiman, bahkan memicu longsor. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin bencana besar tinggal menunggu waktu.

Berita terkait: Putra Daerah Garut Utara Dilantik Jadi Kepala Dinas Dukcapil Garut

Dengan menanam Trembesi, Mahoni, dan Manglid—pohon berakar kuat—RENTAN mencoba menghadirkan “benteng hidup” di sepanjang aliran sungai.

“Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Kalau bukan kita, siapa lagi?” tegas Agung.

Gerakan ini sekaligus menjadi tamparan halus bagi semua pihak: menjaga lingkungan bukan pilihan, tapi keharusan.

Bertepatan dengan momentum Hari Bumi, aksi ini menjadi seruan terbuka—bahwa bumi butuh tindakan, bukan sekadar wacana.

Hari ini menanam.
Besok menyelamatkan.

(Jajang ab)

Simak juga: Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa TMMD di Malangbong Dihadiri Wadanrem dan Bupati, Warga Antusias Ikuti Berbagai Kegiatan

Fingerprint: JABARKAN-1841
Baca Juga  42 Ketua PAC Dari Masing masing Kecamatan Parindra Garut Mulai Ancang-ancang Hadapi Pemilu 2029