BEKASI, 22 April 2026 — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja memastikan tiga titik jalan amblas di Jalan Cikarang Bekasi Laut (CBL) yang viral di media sosial akan segera diperbaiki setelah dilakukan peninjauan langsung, Selasa (21/4/2026).
JABARKAN.ID | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya
Tiga Titik Jalan CBL Amblas Jadi Prioritas
Kerusakan jalan terjadi di tiga lokasi, yakni di depan Perumahan Islami Toyibah, depan Perumahan Tirta Alam di Desa Kertamukti, serta di dekat Jembatan Buwek Baru, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung.
Ketiga titik tersebut menjadi perhatian utama pemerintah daerah karena kondisi jalan yang amblas dinilai membahayakan pengguna jalan serta mengganggu mobilitas warga.
Baca juga: Banjir Bojonggede Ditangani, Normalisasi Irigasi Dikebut
Viral di Media Sosial
Kerusakan Jalan CBL sempat viral di media sosial, memicu perhatian publik dan mendorong pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah cepat.
Asep Surya Atmaja turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi lapangan sekaligus merumuskan langkah penanganan yang tepat.
Berita terkait: PSEL Bogor Raya Resmi Dimulai, Sampah Diolah Jadi Listrik
Banjir Jadi Penyebab Jalan Amblas
Menurut Asep, kerusakan jalan disebabkan oleh dampak lanjutan dari banjir yang sebelumnya melanda kawasan tersebut.
Aliran air yang cukup deras menggerus tanah di bawah badan jalan, sehingga menyebabkan penurunan struktur hingga akhirnya jalan amblas.
“Jalan ini berada di atas tanggul, sementara penahan tanahnya tidak ada. Akibat banjir kemarin, tanah di bawahnya tergerus sehingga lama-kelamaan terjadi longsor dan jalan ikut turun,” jelasnya.
Struktur Tanpa Penahan Tanah
Kondisi jalan yang tidak dilengkapi dengan penahan tanah menjadi faktor utama kerentanan terhadap longsor. Hal ini membuat struktur jalan tidak stabil saat terjadi tekanan air dalam jumlah besar.
Pemkab Bekasi Bangun Turap Penahan Tanah
Sebagai solusi utama, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan membangun turap atau Tembok Penahan Tanah (TPT) di lokasi terdampak.
Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat struktur tanah sekaligus mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Anggaran dan Tim Ahli Sudah Siap
Asep memastikan bahwa anggaran untuk perbaikan sudah tersedia dan saat ini prosesnya memasuki tahap pelaksanaan.
“Anggaran sudah ada, tim ahli juga sudah bergerak. Tinggal pelaksanaannya saja, insyaallah secepatnya,” ujarnya.
Perbaikan Jalan Dilakukan Bertahap
Pemerintah daerah tidak hanya fokus pada perbaikan titik yang sudah rusak, tetapi juga melakukan pemetaan terhadap wilayah lain yang berpotensi mengalami kerusakan serupa.
Target Tuntas Lima Tahun
Asep menargetkan seluruh titik rawan dapat ditangani secara bertahap dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
“Kita petakan mana yang sudah terjadi dan mana yang berpotensi. Yang rawan akan segera kita bangun penahan tanahnya,” ungkapnya.
Pendekatan ini diharapkan mampu mencegah kerusakan jalan yang lebih luas di wilayah Kabupaten Bekasi.
Perbaikan Jalan dan Infrastruktur Terintegrasi
Selain pembangunan turap, perbaikan badan jalan juga akan dilakukan secara menyeluruh agar infrastruktur kembali aman digunakan.
“Kalau tembok penahan tanah sudah dibangun, otomatis jalannya juga akan kita perbaiki. Tidak mungkin hanya temboknya saja,” tegas Asep.
Pekerjaan Dimulai Dalam Waktu Dekat
Terkait waktu pelaksanaan, pemerintah menargetkan pekerjaan fisik dapat dimulai dalam waktu dekat.
“Insyaallah dalam satu bulan ini sudah bisa mulai dikerjakan, karena anggarannya sudah tersedia,” pungkasnya.
Langkah Cepat Tangani Infrastruktur Rusak
Penanganan jalan amblas di Jalan CBL menjadi bukti respons cepat Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam menanggapi persoalan infrastruktur.
Dengan pembangunan turap dan perbaikan jalan secara menyeluruh, diharapkan akses transportasi masyarakat dapat kembali normal dan aman.
Simak juga: Rakornis TMMD Bogor, Sinergi TNI Percepat Pembangunan








