GARUT, 17 April 2026 — Dinas Pendidikan Kabupaten Garut menggelar Lomba Cerdas Cermat tingkat SD yang diikuti 126 siswa dari 42 tim. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi dan numerasi sekaligus mendorong capaian rapor pendidikan di daerah.

JABARKAN.ID | ᮏᮘᮛ᮪ᮊᮔ᮪ Menjabarkan untuk Semua Cekas: Cekatan, Sigap, Terpercaya

Lomba Cerdas Cermat Garut Libatkan 126 Siswa

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Asep Wawan Budiman membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) jenjang Sekolah Dasar di Komplek Yayasan Al-Musadaddiyah, Kecamatan Tarogong Kidul, pada 15 April 2026.

Kompetisi ini diikuti oleh 126 siswa yang tergabung dalam 42 tim perwakilan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Garut. Para peserta merupakan siswa terbaik kelas empat dan lima yang telah lolos seleksi di tingkat kecamatan.

Baca juga: Ajang Silaturahmi Terbesar, Ratusan Komunitas Meriahkan Halal Bihalal Sagara

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan rangkaian kompetisi yang dirancang untuk menguji kemampuan akademik sekaligus ketangkasan berpikir siswa.

Dorong Peningkatan Literasi dan Numerasi

Program Unggulan Dinas Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan Garut Asep Wawan Budiman menyampaikan bahwa Lomba Cerdas Cermat menjadi salah satu program unggulan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Berita terkait: Tradisi Mitemeyan, Wujud Syukur Petani Sunda Menjelang Panen

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun mental kompetitif dan meningkatkan capaian pembelajaran siswa.

“Ini menjadi PR kita bersama agar capaian rapor pendidikan, khususnya dalam literasi dan numerasi, dapat terus meningkat,” ujarnya.

Bangun Budaya Belajar Kompetitif

Asep juga mengingatkan pentingnya peran kepala sekolah dan guru dalam membangun budaya belajar yang kompetitif di lingkungan sekolah.

Ia menekankan bahwa semangat berprestasi tidak boleh hanya dimiliki oleh peserta lomba, tetapi harus ditanamkan kepada seluruh siswa.

“Harus ada proses yang dibiasakan agar mendorong semangat belajar siswa. Setelah cerdas cermat, akan ada lomba cepat tepat,” katanya.

Kompetisi Berjenjang hingga Final

Tiga Tahapan Lomba

Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Ai Sadidah menjelaskan bahwa lomba dilaksanakan melalui tiga tahapan.

Tahapan tersebut meliputi babak penyisihan, semifinal, hingga final yang akan menentukan tim terbaik dari seluruh peserta.

Dengan sistem ini, peserta tidak hanya diuji dari sisi pengetahuan, tetapi juga kemampuan berpikir cepat, kerja sama tim, dan ketahanan mental.

Peserta Terbaik dari Tiap Kecamatan

Seluruh peserta merupakan perwakilan terbaik dari masing-masing kecamatan yang telah melalui proses seleksi ketat.

Hal ini menjadikan kompetisi berlangsung kompetitif sekaligus berkualitas karena diikuti oleh siswa-siswa berprestasi.

Tingkatkan Mutu Pendidikan Sejak Dini

Ai Sadidah menegaskan bahwa Lomba Cerdas Cermat merupakan salah satu strategi dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar di Kabupaten Garut.

“LCC 2026 ini bertujuan meningkatkan mutu pendidikan, mengasah kemampuan intelektual siswa, serta menumbuhkan jiwa sportivitas dan persaudaraan antar pelajar,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki sikap sportif dan mampu bekerja sama.

Bangun Generasi Unggul dan Kompetitif

Kompetisi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun generasi pelajar yang unggul, khususnya dalam kemampuan literasi dan numerasi.

Kemampuan tersebut menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan, termasuk persaingan global yang semakin ketat.

Dengan adanya kegiatan seperti Lomba Cerdas Cermat, Pemerintah Kabupaten Garut berupaya menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih kompetitif, berkualitas, dan berkelanjutan.

Komitmen Pendidikan Berkualitas di Garut

Melalui program ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak jenjang pendidikan dasar.

Sinergi antara pemerintah, sekolah, dan tenaga pendidik diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh di Kabupaten Garut.

Simak juga: DPRD Garut Angkat Bicara Soal Keresahan Guru PPPK Terkait Anggaran

Fingerprint: JABARKAN-1632